LOMBA PSP-PSBS TAHUN 2026
Menuju Bali Resik: Komitmen SMP Negeri 2 Dawan dalam Lomba PSP-PSBS 2026
SMP Negeri 2 Dawan menegaskan komitmennya dalam mewujudkan lingkungan sekolah yang bersih, hijau, dan berkelanjutan melalui keikutsertaan dalam Lomba Pembatasan Sampah Plastik Sekali Pakai dan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber (PSP-PSBS) Tahun 2026. Mengusung semangat Bali Resik, sekolah mengimplementasikan program pengelolaan sampah secara komprehensif yang dinilai mulai bulan September 2026.
1. Regulasi Pengelolaan Sampah
Sebagai fondasi utama, SMP Negeri 2 Dawan menerbitkan aturan tegas mengenai tata kelola lingkungan sekolah. Regulasi ini mencakup kewajiban pemilahan sampah dari sumbernya, larangan membawa kantong plastik sekali pakai, bungkus plastik non-ramah lingkungan, serta sterofoam ke area sekolah. Seluruh warga sekolah, mulai dari siswa, guru, hingga pengelola kantin, wajib mematuhi aturan ini guna mendukung terciptanya ekosistem sekolah yang bersih dan tertib.
2. Program Reduce (Pembatasan Sampah)
Dalam upaya meminimalkan timbulan sampah, sekolah menerapkan gerakan Zero Single-Use Plastic. Seluruh siswa dan warga sekolah diimbau untuk membawa tempat makan (lunch box) dan botol minum (tumbler) sendiri dari rumah. Kantin sekolah juga dialihkan untuk hanya menggunakan wadah terbuat dari bahan alami atau wadah guna ulang, sehingga penggunaan plastik kemasan sekali pakai dapat ditekan secara signifikan.
3. Program Reuse (Pemanfaatan Kembali)
SMP Negeri 2 Dawan menggalakkan budaya memanfaatkan kembali barang-barang bekas. Botol plastik dan wadah bekas yang masih layak pakai dikreasikan menjadi pot tanaman hias, vertikultur, hingga media tanam hidroponik di taman sekolah. Selain mengurangi volume sampah, program ini turut mempercantik lanskap serta area hijau di sekitar ruang kelas.
4. Program Recycle (Daur Ulang Sampah)
Pengolahan sampah secara sistematis dilakukan berdasarkan kategorinya:
- Sampah Organik: Sampah dedaunan dan sisa makanan diolah secara mandiri menggunakan komposter dan biopori menjadi pupuk kompos berkualitas untuk menyuburkan tanaman sekolah.
- Sampah Anorganik: Sampah anorganik bernilai ekonomis dipilah dan disetorkan ke Bank Sampah sekolah untuk didaur ulang kembali.
5. Program Edukasi Pengelolaan Sampah
Pembentukan karakter peduli lingkungan diintegrasikan dalam kegiatan kurikuler maupun ekstrakurikuler. Melalui Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), pembiasaan piket kebersihan, serta sosialisasi berkala, siswa dilatih untuk memahami dampak sampah terhadap lingkungan dan membiasakan diri memilah sampah sejak dari ruang kelas.
6. Program Inovasi Pengelolaan Sampah
Sebagai langkah terobosan, sekolah mengembangkan integrasi program kebersihan dengan teknologi berbasis digital melalui portal Bali Resik (baliresik.smpnegeri2dawan.sch.id). Portal ini berfungsi untuk memantau, mendokumentasikan, dan mempublikasikan seluruh rekapitulasi data pemilahan serta kegiatan pengelolaan sampah sekolah secara transparan.
Melalui pelaksanaan regulasi dan kesadaran bersama ini, SMP Negeri 2 Dawan siap dinilai pada September 2026 dan optimistis mampu menjadi sekolah peduli lingkungan di Kabupaten Klungkung.