Kegiatan Bulan Bahasa Bali
13–14 Februari 2026
“Atma Kerthi, Udiana Purnaning Jiwa”
Dalam rangka melestarikan bahasa,
aksara, dan sastra Bali sesuai semangat pelestarian budaya dari Pemerintah
Provinsi Bali, kegiatan Bulan Bahasa Bali yang diselenggarakan pada
tanggal 13 dan 14 Februari 2026 berlangsung dengan meriah, tertib, dan penuh
antusiasme dari seluruh peserta.
1.
Pembukaan
Kegiatan secara resmi dibuka pada
tanggal 13 Februari 2026. Acara pembukaan diawali dengan doa bersama,
menyanyikan lagu Indonesia Raya, tari puspanjali massal, serta sambutan dari
panitia dan dibuka oleh perwakilan dinas pendidikan, kepemudaan dan olahraga
kabupaten klungkung. Dalam sambutannya disampaikan pentingnya menjaga
eksistensi bahasa Bali sebagai identitas budaya daerah. Suasana pembukaan berlangsung
khidmat namun tetap semarak dengan nuansa adat Bali yang kental.Kegiatan
pembukaan diisi dengan parade nyurat aksara Bali
2.
Perlombaan/Wimbakara
Setelah pembukaan, kegiatan
dilanjutkan dengan berbagai perlombaan (wimbakara) yang diikuti oleh peserta
dengan penuh semangat. Adapun beberapa cabang lomba yang diselenggarakan
meliputi:
ü
Mapidarta
ü
Ngeripta Puisi
ü
Mesatua Bali
ü
Bebanyolan
3.
Penampilan Peserta Terbaik
Pada hari kedua, tanggal 14 Februari
2026, ditampilkan para peserta terbaik dari masing-masing cabang lomba.
Penampilan mereka mendapat apresiasi dan tepuk tangan meriah dari para hadirin.
Momen ini menjadi ajang inspirasi sekaligus motivasi bagi peserta lainnya untuk
terus belajar dan mencintai bahasa Bali.
4.
Pengumuman Juara dan Pembagian Hadiah
Acara dilanjutkan dengan pengumuman
juara dari setiap kategori lomba. Para pemenang menerima piagam penghargaan dan
hadiah sebagai bentuk apresiasi atas usaha dan prestasi yang diraih. Suasana
haru dan bangga menyelimuti para juara maupun peserta lainnya. Kegiatan ini
tidak hanya menekankan pada kemenangan, tetapi juga pada partisipasi dan
semangat pelestarian budaya.
5.
Penutup
Rangkaian kegiatan Bulan Bahasa Bali
resmi ditutup dengan doa bersama dan sesi foto seluruh panitia serta peserta.
Diharapkan melalui kegiatan ini, generasi muda semakin mencintai, menggunakan,
dan melestarikan bahasa Bali dalam kehidupan sehari-hari.
Secara keseluruhan, kegiatan Bulan
Bahasa Bali tahun 2026 berjalan dengan lancar, tertib, dan sukses. Semoga
kegiatan ini dapat terus dilaksanakan setiap tahun sebagai wujud nyata
pelestarian budaya daerah Bali.





